Belajar dari seorang ibu

#kisah hari ini

#17 maret 2013

Hari ini ada sedikit kisah dari seorang murabbi, seorang guru, seorang teladan…hanya secuplik yang ingin kuambil. Tentang ketegaran seorang ibu dan si kecil, yang karena kisah kecelakaannya dengan sebuah truk dan terpaksa dokter harus mengamputasi kaki kecilnya yang sering meluncur di iringi gelindingan bola, sampai diatas mata kaki..kamu tahu apa yang diucapkannya…

“ummi, kakiku ketinggalan..” hanya itu, entah apa yang mesti kuucapkan ketika mendengar kisah ini. Sedih bukan main, pengen nangis, trenyuh dan hanyut. Namun dengarkan lagi lanjutan kisahnya..sang ummipun hanya berkata “Alhamdulillah ketiganya (dalam kecelakaan ada 3 orang) masih hidup. Tidak ada yang meninggal dunia..”

Subhanallah ibu ini begitu kuat keteguhannya, bagaimana kalau kita yang diuji dengan hal semacam ini. Saat ketiga putra kita kecelakaan dan salah satunya seperti ini ? silakan kita jawab masing – masing

# agar kita belajar menjadi orang yang tegar.

Lantas bagaimana dengan kisahku tadi, aku begitu tak tahu dengan apa yang kulalukan. Mungkin saat ini aku masih membodoh – bodohkan diriku sendiri yang dengan mudahnya tertipu. Dengan mudahnya… tanpa dosa. Dan begitu detik – detik yang dijanjikan itu tak kunjung juga datang yang dinanti. Aku baru sadar “mungkinkah beliau mengingkari janjinya?”

Aku baru saja mengeluarkan sumpah dan su’udzon kepadanya…kepada bapak itu. Tapi apa daya, kalaupun dia berniat melakukan itu biarlah “aku ikhlaskan, Allah lebih mengetahui keadaanku saat ini. Aku berharap Allah memberi ganti, tapi bukan ini yang dinamakan ikhlas, biarlah yang 100 itu menjadi halal sekiranya si bapak benar – benar membutuhkannya. Astaghfirullah, aku ingin mengosongkan hati. Melupakan itu, dan mencari jalan untuk menembel lubang – lubang. Hamba pasrah Yaa Rabb, hanya berharap ridhomu atas apa yang hamba lakukan ini.”

Mungkinkah ini teguran Allah pada hamba, atas segala dosa selama ini…apakah ini cobaan yang didatangkan dimasa – masa sulit. Mungkin aku perlu belajar dari kisah ibu – ibu diatas, yang ridho atas segala kehendak-Nya. Semoga bapaknya mendapatkan kebaikan yang berlipat ganda.

#Kalau kita ingin kuat, maka dakilah tangga itu.

 

kisah hari ini..mungkin ia takkan terlupa seumur hidup. meski ia tak pernah diceritakan…sampai2 rasanya aku malu pada sang pemilik kehidupan….sungguh malu yang sangat…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s