Fiksi : Kepadamu

Setelah bertahun-tahun kita menutup pintu masing-masing, sore itu kita kembali bertemu. Bukan bertemu di rumah pada umumnya yang aku maksud, tapi bisa dibayangkan kita sedang sama-sama berada di beranda rumah maya. Ah, sekarang mana yang lebih umum disebut rumah, orang-orang lebih suka berada di rumah-rumah maya, berkunjung di rumah maya, daripada berkunjung ke rumah yang … Continue reading Fiksi : Kepadamu

Rumah

Dear Sore, Ini sapa pertamaku padamu, kan? Apa kabar langitmu saat ini? Aku bisa melihatnya selingkaran mata di atasku dari kaca jendela Kereta, tapi aku ingin kamu yang menceritakannya. Biar kudengarkan merdu suaramu itu. Atau sesekali kubertanya dengan sedikit melembutkan suaraku. Suara yang¬†Gita¬†bilang bermodel "bulat-bulat" ini. Bagaimana model suara bulat itu? Entahlah aku tak tahu. … Continue reading Rumah