Fiksi : Kepadamu

Setelah bertahun-tahun kita menutup pintu masing-masing, sore itu kita kembali bertemu. Bukan bertemu di rumah pada umumnya yang aku maksud, tapi bisa dibayangkan kita sedang sama-sama berada di beranda rumah maya. Ah, sekarang mana yang lebih umum disebut rumah, orang-orang lebih suka berada di rumah-rumah maya, berkunjung di rumah maya, daripada berkunjung ke rumah yang … Continue reading Fiksi : Kepadamu

Advertisements

Rumah

Dear Sore, Ini sapa pertamaku padamu, kan? Apa kabar langitmu saat ini? Aku bisa melihatnya selingkaran mata di atasku dari kaca jendela Kereta, tapi aku ingin kamu yang menceritakannya. Biar kudengarkan merdu suaramu itu. Atau sesekali kubertanya dengan sedikit melembutkan suaraku. Suara yang¬†Gita¬†bilang bermodel "bulat-bulat" ini. Bagaimana model suara bulat itu? Entahlah aku tak tahu. … Continue reading Rumah

Jauh

[Sebuah cerita pendek] Namaku Ana, usiaku 13 tahun waktu itu. 19.38 Hp Emak berdering keras, aku masih sibuk berkutat dengan PR sekolahku, bukuku masih berserakan. Emak yang sedang berbaring sambil menonton televisi lekas mengambil Hpnya, dan menekan tombol hijau. Meski tidak di loudspeaker, tapi aku bisa mendengar dengan jelas suara Mbak di seberang sana. Mbak … Continue reading Jauh

Saras

Saras Kalau aku dibolehkan memilih kota tinggal, ijinkan aku untuk tidak memilih kota ini. Karena hanya dengan disebut namanya aku bisa sepanjang hari mengingatmu. Maka bagaimana kalau tinggal di dalamnya? 2015 *** November 2014 Di lima hari kerja ini hari yang pertama, aku tidak pernah tahu rasanya ditugaskan keluar kota sampai detik ini. Sampai detik … Continue reading Saras